Latest

Sunday, January 19, 2020

Rugilah tiga jenis orang ini... (Hadis)

Rasulullah SAW bersabda:
“Malaikat Jibril datang kepadaku dan berkata : “Rugilah (kecewa) orang yang bila namamu disebut dia tidak mengucapkan shalawat atasmu”. Aku mengucap : “Amin”. “Rugi orang yang berkesempatan hidup bersama kedua orangtuanya tetapi dia tidak sampai bisa masuk ke surga”. Aku berkata : “Amin”. Jibril berkata lagi : “Rugi orang yang berkesempatan hidup pada bulan Ramadhan, tetapi tidak sampai terampuni dosa-dosanya”. Lalu aku mengucapkan : “Amin”.
(Hadis riwayat Ahmad)

Saturday, January 18, 2020

Success is about persistent, consistent action

Success is about persistent, consistent action. Having dreams and passion is not enough. If you wish to achieve something, don't let life just "happen" to you. Set stretch goals and take action. If you wish to live your dreams, act from a sense of urgency. There is no success without action. Don't wait, attack to get things done. Ignite and catapult yourself to greater action and achievement.

#positivemindset #positivementalattitude #takeactionnow #doitnow

Thursday, January 16, 2020

Don't give up because of one bad chapter in your life. Keep going... your story doesn't end here.


Pesanan dari Saidina Osman Bin Affan radhiAllahu anhu

Saidina Osman Bin Affan radhiAllahu anhu berkata:

Antara tanda-tanda orang yang bijaksana itu ialah:
1.Hatinya selalu berniat suci.
2.Lidahnya selalu basah dengan zikrullah.
3.Kedua matanya menangis kerana penyesalan (terhadap dosa).
4.Segala perkara dihadapinya dengan sabar dan tabah.
5.Mengutamakan kehidupan akhirat daripada kehidupan dunia.

Ayatul Kursi


اللَّهُ لَآ إِلٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَىُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُۥ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَّهُۥ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْأَرْضِ ۗ مَنْ ذَا الَّذِى يَشْفَعُ عِنْدَهُۥٓ إِلَّا بِإِذْنِهِۦ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍ مِّنْ عِلْمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَئُودُهُۥ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِىُّ الْعَظِيمُ

Allah, tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Tetap hidup, Yang Kekal selama-lamanya mentadbirkan (sekalian makhlukNya).

Yang tidak mengantuk usahkan tidur.

Yang memiliki segala yang ada di langit dan yang ada di bumi.

Tiada sesiapa yang dapat memberi syafaat (pertolongan) di sisiNya melainkan dengan izinNya.

Yang mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka,

sedang mereka tidak mengetahui sesuatu pun dari (kandungan) ilmu Allah melainkan apa yang Allah kehendaki (memberitahu kepadanya).

Luasnya Kursi Allah (ilmuNya dan kekuasaanNya) meliputi langit dan bumi;

dan tiadalah menjadi keberatan kepada Allah menjaga serta memelihara keduanya.

Dan Dia lah Yang Maha Tinggi (darjat kemuliaanNya), lagi Maha Besar (kekuasaanNya)"

[Quran, Surah Al-Baqarah (2): Ayat 255]

Wednesday, January 15, 2020

Milky Way over Brecon Beacons National Park in South Wales, Wales, UK



Milky Way over Brecon Beacons National Park in South Wales, Wales, UK.

Photo by: Alyn Wallace (Wales)

Tuesday, January 14, 2020

Mencari ketenangan yang sejati dan abadi

Islam telah memberi memberi solusi bagaimana untuk mencari dan mendapatkan ketenangan minda. Ianya dengan berzikir, selawat, istighfar, baca Quran dan amalan-amalan murni lain yang mendekatkan diri kepada Allah. Sesungguhnya dengan mengingati Allah, hati akan menjadi tenang.

Sangat tidak betul untuk mencari ketenangan dengan cara mengambil dadah, minum arak, berdisko, buat maksiat, berhibur belebihan ataupun hisap rokok, vape, shisha dan yang seumpamanya.

Ada juga penghibur dan pelawak ternama antarabangsa yang membunuh diri kerana mereka tidak menemui cara sebenar untuk mendapatkan ketenangan walaupun kerja mereka menghibur dan membuat orang ketawa. Luarannya ketawa, dalamannya menderita.

Maka kembalikan kepada cara yang disarankan dalam Quran dan Sunnah.

Monday, January 13, 2020

Pelaburan dalam dana-dana patuh Syariah PMB INVESTMENT, syarikat pengurusan dana Islam



DANA-DANA PATUH SYARIAH PMB INVESTMENT 🕋 (Islamic Unit Trust Funds) 🇲🇾

✅ PMB INVESTMENT menguruskan 15 dana Patuh Syariah yang dilaburkan dalam pasaran Malaysia dan ASEAN.

✅ PMB INVESTMENT adalah syarikat pengurusan dana Islam (IFMC) dengan sejarah peniagaan selama 52 tahun, bermula sejak 1967.

✅ Boleh melabur secara Tunai atau Skim Pelaburan Ahli KWSP (akaun 1).

✅ Rekod pulangan lepas yang memuaskan dan potensi pulangan cemerlang untuk pelaburan jangka panjang, insya Allah.

Year-to-date return as at 31 December 2019 (1.1.19-31.12.19):
✅PMB Dana Mutiara ⬆️ 25.07%
✅PMB Shariah Mid Cap Fund ⬆️ 21.28%
✅PMB Shariah TNB Employees Fund ⬆️ 19.40%
✅PMB Shariah Small-Cap Fund ⬆️ 18.26%
✅PMB Shariah Aggressive Fund ⬆️ 15.72%
✅PMB Dana Al- Aiman ⬆️ 14.85%
✅PMB Dana Bestari ⬆️ 11.89%
✅PMB Shariah Tactical Fund ⬆️ 10.88%
✅PMB Shariah Growth Fund ⬆️ 10.42%

☆☆☆☆☆

Sila hantarkan pesanan (whatsapp) ke +60192348786
www.wasap.my/60192348786/PMBinvestment dengan menulis:

Pelabur/Perunding_Nama_Umur_Lokasi

Contoh: Pelabur Ahmad Ali 40 TTDI KL

Ahmad Sanusi - Group Agency Manager
PMB Investment Berhad
(Ahli kumpulan Pelaburan MARA Berhad)
Kuala Lumpur 🇲🇾
🌐 www.pmbinvest.com.my

Sejak 1967...53 tahun

*Prestasi lepas bukanlah jaminan prestasi masa depan sesuatu dana unit amanah.

Sebarkan Hadis Sahih sahaja

Untuk panduan mudah kepada orang awam, pastikan Hadis-hadis ada tercatat dalam AL-KUTUB AL-SITTA (Enam Kitab):
- Sahih Bukhari
- Sahih Muslim
- Sunan Tirmizi
- Sunan Nasa'i
- Sunan Ibn Majah
- Sunan Abu Daud

Juga tambahan 2 lagi kitab:
- Muwatta Ibn Malik
- Musnad Ahmad

Jika "hadis" itu tidak ada dalam salah satu Kitab Hadis di atas, maka eloklah jangan disebarkan dulu dan rujuk kepada Pakar Ilmu Hadis untuk pengesahan.

Berdusta atas nama Nabi adalah salah satu dosa besar yg diancamkan dengan tempat di Neraka. Na'u zubillah.

Hendaklah beristiqomah dengan amalan qiyamullail dan jangan jadi seperti si fulan...

Nabi s.a.w bersabda: 
يا عبد الله لا تكن مثل فلان كان يقوم الليل ثر ترك قيام الليل
“Wahai Abdullah, janganlah engkau menjadi seperti si fulan, dahulu dia melakukan qiamullail. Kemudian dia meninggalkannya.” 

(Hadis riwayat Imam Bukhari & Imam Muslim)

Milky Way seen from Rotorua, North Island, New Zealand


Sunday, January 12, 2020

Doa ketika melihat nikmat Allah.


Keutamaan Kalimat Hauqalah (Laa Hawla wa Laa Quwwata Illa Billah)

Keutamaan Kalimat Hauqalah (Laa Hawla wa Laa Quwwata Illa Billah)

Kalimat ini adalah kalimat yang ringkas, namun penuh bermakna dan memiliki keutamaan yang luar biasa. Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pada ‘Abdullah bin Qois, 

يَا عَبْدَ اللَّهِ بْنَ قَيْسٍ قُلْ لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ . فَإِنَّهَا كَنْزٌ مِنْ كُنُوزِ الْجَنَّةِ

“Wahai ‘Abdullah bin Qois, katakanlah ‘laa hawla wa laa quwwata illa billah’, kerana ia merupakan simpanan pahala berharga di surga” (Hadis Riwayat Imam Bukhari no. 7386)

Kalimat “laa hawla wa laa quwwata illa billah” adalah kalimat yang berisi penyerahan diri dalam segala urusan kepada Allah Ta’ala. Hamba tidaklah boleh berbuat apa-apa dan tidak boleh menolak sesuatu, juga tidak boleh memiliki sesuatu selain kehendak Allah.
Ada ulama yang menafsirkan kalimat tersebut, “Tidak ada kuasa bagi hamba untuk menolak kejelekan dan tidak ada kekuatan untuk meraih kebaikan selain dengan kuasa Allah.”
Ulama lain menafsirkan, “Tidak ada usaha, kekuatan dan upaya selain dengan kehendak Allah.”
Ibnu Mas’ud berkata,

لا حول عن معصية الله إلا بعصمته، ولا قوة على طاعته إلا بمعونته

“Tidak ada daya untuk menghindarkan diri dari maksiat selain dengan perlindungan dari Allah. Tidak ada kekuatan untuk melaksanakan ketaatan selain dengan pertolongan Allah.”
Imam Nawawi menyebutkan berbagai tafsiran di atas dalam Syarh Shahih Muslim dan beliau katakan, “Semua tafsiran tersebut hampir sama maknanya.” (Syarh Shahih Muslim, 17: 26-27)
Semoga lisan ini selalu diberi taufik oleh Allah untuk selalu basah dengan zikir kepada Allah.

#Hauqalah #Islam #Muslim

Masjid Akhmad Kadyrov in winter - Grozny, Chechnya, Russia


Saturday, January 11, 2020

Rasulullah ﷺ bersabda: "Melihat Al-Quran itu ibadah, melihat Kaabah itu ibadah, dan melihat wajah kedua ibu bapa itu ibadah." (Hadis Riwayat Abu Daud)



Rasulullah ﷺ bersabda:
"Melihat Al-Quran itu ibadah, melihat Kaabah itu ibadah, dan melihat wajah kedua ibu bapa itu ibadah."

(Hadis Riwayat Abu Daud)

4 makna zakat

4 MAKNA ZAKAT

Zakat adalah harta yang wajib dikeluarkan apabila telah memenuhi syarat–syarat yang telah ditentukan oleh agama, dan disalurkan kepada orang–orang yang telah ditentukan pula, yaitu delapan golongan yang berhak menerima zakat sebagaimana yang tercantum dalam Al-Quran surat At-Taubah ayat 60:

“Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para muallaf yang dibujuk hatinya, untuk budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yuang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana”.

Zakat dalam bahasa Arab mempunyai beberapa makna:

Pertama, zakat bermakna At-Thohuru, yang artinya membersihkan atau mensucikan. Makna ini menegaskan bahwa orang yang selalu menunaikan zakat karena Allah dan bukan karena ingin dipuji manusia, Allah akan membersihkan dan mensucikan baik hartanya maupun jiwanya. Allah SWT berfirman dalam surat At-Taubah ayat 103:

“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”.

Kedua, zakat bermakna Al-Barakatu, yang artinya berkah. Makna ini menegaskan bahwa orang yang selalu membayar zakat, hartanya akan selalu dilimpahkan keberkahan oleh Allah SWT, kemudian keberkahan harta ini akan berdampak kepada keberkahan hidup. Keberkahan ini lahir karena harta yang kita gunakan adalah harta yang suci dan bersih, sebab harta kita telah dibersihkan dari kotoran dengan menunaikan zakat yang hakekatnya zakat itu sendiri berfungsi untuk membersihkan dan mensucikan harta.

Ketiga, zakat bermakna An-Numuw, yang artinya tumbuh dan berkembang. Makna ini menegaskan bahwa orang yang selalu menunaikan zakat, hartanya (dengan izin Allah) akan selalu terus tumbuh dan berkembang. Hal ini disebabkan oleh kesucian dan keberkahan harta yang telah ditunaikan kewajiban zakatnya. Tentu kita tidak pernah mendengar orang yang selalu menunaikan zakat dengan ikhlas karena Allah, kemudian banyak mengalami masalah dalam harta dan usahanya, baik itu kebangkrutan, kehancuran, kerugian usaha, dan lain sebagainya.

Insya Allah orang–orang yang selalu menunaikan zakat, jumlah nominal zakat yang dikeluarkannya dari waktu ke waktu semakin bertambah besar, itulah bukti bahwa zakat sebenarnya tidak mengurangi harta kita. Melainkan menjadikannya bertambah.

Memang secara logika manusia, dengan membayar zakat maka harta kita akan berkurang, misalnya jika kita mempunyai penghasilan Rp2.000.000,- maka zakat yang kita keluarkan adalah 2,5% dari Rp2.000.000,- yaitu Rp50.000,-. Jika kita melihat menurut logika manusia, harta yang pada mulanya berjumlah Rp2.000.000,- kemudian dikeluarkan Rp50.000,- maka harta kita menjadi Rp1.950.000,- yang berarti jumlah harta kita berkurang. Tapi, menurut ilmu Allah yang Maha Pemberi rizki, zakat yang kita keluarkan tidak mengurangi harta kita, bahkan menambah harta kita dengan berlipat ganda. Allah SWT berfirman dalam surat Ar-Rum ayat 39:

“Dan sesuatu riba yang kamu berikan agar dia bertambah pada harta manusia, maka riba itu tidak menambah pada sisi Allah. Dan apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk mencapai keridhaan Allah, maka itulah orang-orang yang melipat gandakan”.

Dalam ayat ini Allah berfirman tentang zakat yang sebelumnya didahului dengan firman tentang riba. Dengan ayat ini Allah Maha Pemberi rizki menegaskan bahwa riba tidak akan pernah melipatgandakan harta manusia, yang sebenarnya dapat melipatgandakannya adalah dengan menunaikan zakat.

Keempat, zakat bermakna As-Sholahu, yang artinya beres atau keberesan, yaitu bahwa orang orang yang selalu menunaikan zakat, hartanya akan selalu beres dan jauh dari masalah. Orang yang dalam hartanya selalu ditimpa musibah atau masalah, misalnya kebangkrutan, kecurian, kerampokan, hilang, dan lain sebagainya boleh jadi karena mereka selalu melalaikan zakat yang merupakan kewajiban mereka dan hak fakir miskin beserta golongan lainnya. Wallahu'alam bishshawab.

Mari Sahabat, bersihkan harta kita dengan berzakat. Semoga bengan berzakat kita pun bisa berbagi bahagia dengan sesama...

#Zakat

Agama Islam Ini Telah Sempurna


Masjid Sultan Omar Ali Shaifuddin - Bandar Seri Begawan, Brunei


Friday, January 10, 2020

Milky Way over Kirkkonummi, Finland



Milky Way over Kirkkonummi, Finland

Photo by: Oscar Keserci

Charity by planting trees


The power of du'aa


Always recite ayatul Kursi after every fardh shalat


The Milky Way over Swiss Alps


7 wasiat Rasulullah SAW

HADIS - 7 wasiat Rasulullah SAW

عَنْ أَبِيْ ذَرٍّ قَالَ: أَوْصَانِيْ خَلِيْلِي بِسَبْعٍ : بِحُبِّ الْمَسَاكِيْنِ وَأَنْ أَدْنُوَ مِنْهُمْ، وَأَنْ أَنْظُرَ إِلَى مَنْ هُوَ أَسْفَلُ مِنِّي وَلاَ أَنْظُرَ إِلَى مَنْ هُوَ فَوقِيْ، وَأَنْ أَصِلَ رَحِمِيْ وَإِنْ جَفَانِيْ، وَأَنْ أُكْثِرَ مِنْ لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ، وَأَنْ أَتَكَلَّمَ بِمُرِّ الْحَقِّ، وَلاَ تَأْخُذْنِيْ فِي اللهِ لَوْمَةُ لاَئِمٍ، وَأَنْ لاَ أَسْأَلَ النَّاسَ شَيْئًا.

Dari Abu Dzar Radhiallahu ‘anhu , ia berkata: “Kekasihku (Rasulullah) Shallallahu ‘alaihi wa sallam berwasiat kepadaku dengan tujuh hal:
(1) supaya aku mencintai orang-orang miskin dan dekat dengan mereka, 
(2) beliau memerintahkan aku agar aku melihat kepada orang yang berada di bawahku dan tidak melihat kepada orang yang berada di atasku, 
(3) beliau memerintahkan agar aku menyambung silaturahmiku meskipun mereka berlaku kasar kepadaku, 
(4) aku dianjurkan agar memperbanyak ucapan lâ haulâ walâ quwwata illâ billâh (tidak ada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah), 
(5) aku diperintah untuk mengatakan kebenaran meskipun pahit, 
(6) beliau berwasiat agar aku tidak takut celaan orang yang mencela dalam berdakwah kepada Allah, dan 
(7) beliau melarang aku agar tidak meminta-minta sesuatu pun kepada manusia”.

(Hadis Riwayat Imam Ahmad 5/159, dishahihkan oleh Al-Albani dalam Silsilah Shahihah no, 2166)

Wednesday, January 08, 2020

5 ways to develop a growth mindset


Call and talk to your parents.




The Milky Way over Chilean Andes



This image shows a number of antennas from the Atacama Large Millimeter/submillimeter Array (ALMA), a state-of-the-art telescope array positioned high in the Chilean Andes. A full Moon can be seen above the red-tinted horizon, glowing brightly above the observatory.

ALMA sits on the Chajnantor Plateau, some 5000 metres above sea level. At this altitude, crystal-clear views of the cosmos can be seen on an almost nightly basis, as shown by the striking cosmic caterpillar gliding over the top of the ALMA antennas in this image. This bright streak is the Milky Way; the galaxy’s bulge of gas and intricate dust lanes is clearly illuminated against the star-studded night sky, with pink-hued patches marking areas of hot, ionised gas produced by newly formed stars. The brightest part of the Milky Way — the very heart of our galaxy — is situated approximately 25 000 light-years away from Earth.

Credit:
Y. Beletsky (LCO)/ESO

Give yourself permission to be a beginner.

Everyone starts somewhere, and every person who is really great at what they do was once someone who didn't know much and struggled. And you're allowed that. You're allowed to be a person who doesn't have all the answers yet. You're allowed to be imperfect and make mistakes and not have all the tools.

It takes time to build skills. It takes time to learn how to navigate new things and develop your strengths. Struggling at something you've never done before is human and normal -- and it's okay.

You aren't a failure if it's overly difficult. You aren't pathetic or incompetent or shameful. You're a beginner. You're still learning. And there's honour in that. Honour in opening yourself up to new experiences and knowledge. Honour in putting yourself outside your comfort zone so that you can grow into a new, more full version of yourself.

So if you're feeling lost and unprepared, know that it's just a part of the process. Everyone else has been here before, and they all made it through. You'll figure everything out along the way. It takes time. And you're allowed to give yourself that time. It won't be this overwhelming and difficult forever.

Friday, January 03, 2020

Adab dalam doa


Pulangan untuk dana patuh Syariah, PMB Dana Mutiara untuk tahun 2019 = 25.07%





DANA-DANA PATUH SYARIAH PMB INVESTMENT 🕋 (Islamic Unit Trust Funds) 🇲🇾

✅ PMB INVESTMENT menguruskan 15 dana Patuh Syariah yang dilaburkan dalam pasaran Malaysia dan ASEAN.

✅ PMB INVESTMENT adalah syarikat pengurusan dana Islam (IFMC) dengan sejarah peniagaan selama 52 tahun, bermula sejak 1967.

✅ Boleh melabur secara Tunai atau Skim Pelaburan Ahli KWSP (akaun 1).

✅ Rekod pulangan lepas yang memuaskan dan potensi pulangan cemerlang untuk pelaburan jangka panjang, insya Allah.

Year-to-date return as at 31 December 2019 (1.1.19-31.12.19):
✅PMB Dana Mutiara ⬆️ 25.07%
✅PMB Shariah Mid Cap Fund ⬆️ 21.28%
✅PMB Shariah TNB Employees Fund ⬆️ 19.40%
✅PMB Shariah Small-Cap Fund ⬆️ 18.26%
✅PMB Shariah Aggressive Fund ⬆️ 15.72%
✅PMB Dana Al- Aiman ⬆️ 14.85%
✅PMB Dana Bestari ⬆️ 11.89%
✅PMB Shariah Tactical Fund ⬆️ 10.88%
✅PMB Shariah Growth Fund ⬆️ 10.42%

☆☆☆☆☆

Sila hantarkan pesanan (whatsapp) ke +60192348786 
www.wasap.my/60192348786/PMBinvestment dengan menulis:

Pelabur/Perunding_Nama_Umur_Lokasi

Contoh: Pelabur Ahmad Ali 40 TTDI KL

Ahmad Sanusi - Group Agency Manager
PMB Investment Berhad
(Ahli kumpulan Pelaburan MARA Berhad)
Kuala Lumpur 🇲🇾
🌐 www.pmbinvest.com.my

Sejak 1967...52 tahun

 *Prestasi lepas bukanlah jaminan prestasi masa depan sesuatu dana unit amanah.







Subhanallahi Wa Bihamdihi Subhanallahil A'zim ~ 2 kalimat Ringan di lisan, Berat di timbangan, Disukai Ar-Rahman


Upcoming Events on Islamic Finance, Wealth Management, Business, Management, Motivational Alfalah Consulting, KL-Malaysia: www.alfalahconsulting.com

Please Join my facebook's fan page